Ego Aku dan Cinta

image

Ini hanya sebuah catatan kecil dari seseorang untuk seorang lainnya yang membuat seseorang tersebut bingung dan tak ada kata lain selain… EGO AKU DAN CINTA

Memang sulit mendapatkan pengakuan darimu bila kamu terus menerus seperti itu, tapi tak apa, karna kamu masih berada didekatku, tak terlalu sulit untuk menggapaimu bila kita berdua tak saling menguatkan ego masing-masing. Kamu masih saja terus menerus melihatku tanpa mengedipkan matamu seakan aku bisa hilang bila sekali saja kamu mengedipkan mata. Kamu masih saja tersenyum dan melihatku tanpa kubalas satupun pandangan dan senyumanmu.

Aku terlalu takut. Terlalu takut menunggu yang tak pasti. Membuat diriku, ragaku, dan hatiku lelah. Lelah memang menunggu seperti aku menunggu dirinya. Aku harap kamu tak seperti dirinya. Kamu hanya membuatku menunggu beberapa saat lalu pada saatnya kamu mengutarakan dan membuatku menjadi milikmu.

Aku tak bisa membohongi diriku sendiri. Aku mencintaimu. Seperti aku mencintai dirinya dulu. Tapi aku sudah melupakannya, walaupun belum bisa sepenuhnya terhapus dari ingatanku. Tapi hati ini, hati ini sudah memilihmu. Memilihmu untuk menjadi dambaannya. Tak peduli bagaimana dirimu, bagaimana diriku.

Tapi aku telah membohongi diriku sendiri. Ya, aku membohongi diriku dengan cara tak menyukaimu diluar. Tapi sikapku selama ini dihadapanmu hanya kebohongan belaka. Aku mencintaimu! Itulah mengapa aku tak bisa menatap matamu, tak bisa tersenyum padamu, tak bisa berdekatan denganmu.

Aku sibuk. Sibuk mengatur debaran jantungku yang semakin menjadi bila kamu makin dekat denganku. Sibuk dengan kupu-kupu yang entah kenapa tiba-tiba ada diperutku. Sibuk dengan listrik yang kau tularkan bila kamu menyentuhku.

Tapi kita sama-sama masih egois. Masih tak mau mengakui bahwa aku mencintaimu. Kamu juga begitu. Masih tak mau membantuku, bahkan aku telah memohon-mohon padamu. Memohon-mohon hingga harga diriku jatuh. Dan kamu menolaknya. Taukah kamu, setelah kamu tak mau membantuku rasanya seperti orang yang telah menyatakan cintanya tapi ditolak mentah-mentah. Aku menangis saat itu. Aku langsung kedalam ruangan lalu duduk dengan pandangan kosong. Dan aku langsung menumpahkan sedikit air mataku. Sedikit memang, karna aku tak mau ada yang mengetahui perasaanku ke kamu kecuali diriku dan orang-orang terdekatku. Sementara saat itu sedang ramai oleh teman-teman yang lain.

Tapi aku sebal denganmu. Kenapa saat itu, setelah aku meminta tolong kepadamu pertama kalinya tiba-tiba kamu menanyakan kepada salah satu sahabatku ”bagaimana denganku jika kamu tak membantuku”.

Ingatkah kamu, waktu itu kamu sedang kesulitan dan akhirnya aku membantumu. Aku sangat senang waktu itu, aku saat senang saat kita berada diruangan itu bersama yang lain. Aku bisa membantumu, aku bisa sedikit berbicara dan menggodamu. Hahaha. Aku selalu ingat masa-masa itu. Saat aku menggodamu kamu hanya tersenyum. Manis sekali, hingga mukaku seketika berubah menjadi merah, pipiku menyembulkan ronanya.

Tak taukan kamu. Aku tak akan memujimu. Aku tak suka bila orang yang aku sayang aku puji. Aku selalu mengataimu. Orang idiot. Haha. Kalau dibilang tampan? Aku tak mau mengakuimu tampan. Mungkin yang lain bilang kamu tampan. Tapi aku memang naïf.

Aku tahu, kamu banyak mempunyai penggemar. Bahkan aku ikut men-stalk para penggemarmu. Aku heran, kenapa mereka sebegitu tergila-gilanya padamu. Padahal menurutku kamu itu orang teraneh yang aku kenal. Orang idiot yang bisa membuatku jatuh cinta karna kelucuanmu.

Aku memang tak mempunyai tipe ideal yang berlebihan. Tak ada wajah tampan, tubuh tinggi atletis, pemain sepakbola atau basket, pintar, atau tipe-tipe yang enak untuk dilihat.

Tapi memang tipeku seperti kamu. Orang menyenangkan, selalu membuatku nyaman dan tertawa, konyol,lucu, dan membuatku bisa bermanja-manja, selalu mengalah denganku, serta yang aku harapkan kamu setia. Dan kamu termasuk dalam beberapa tipeku. Tapi terkadang kamu menyebalkan. Namun, tak tahu mengapa hatiku memilihmu dan akan memilihmu hingga aku menemukan yang lain atau bisa jadi berhenti dan tetap memilihmu.

Aku menyukaimu tanpa syarat. Apakah kamu juga begitu denganku?

Aku harap kamu tak akan mengecewakanku. Karna hati ini secara tak langsung sudah menjadi milikmu. I LOVE YOU.

Bekasi, 20 January 2014

Advertisements

One thought on “Ego Aku dan Cinta

  1. Dalam berharap hubungan yang di inginkan bukan suatu yang sulit atau juga mudah namun komunikasi yang diatur dengan sedemikian baik..tidak ada yang tidak mungkin terbang menuju kayangan keharmonisan 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s